marketing toko online

Untuk memicu penjualan supaya lebih optimal, pemilik toko online perlu memiliki taktik marketing yang jelas dan efektif. Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan penjualan. Namun, apakah hal itu mendorong transaksi berlangsung?

Taktik marketing yang efektif berbicara tentang hasil yang akan diperoleh. Semakin ideal dan sesuai dengan kebutuhan konsumen, hasilnya pun pasti semakin memuaskan. Tanpa taktik, pemasaran produk tidak akan berhasil. Ini adalah kabar buruk bagi pebisnis online.

Nah, ada setidaknya 7 taktik marketing yang efektif untuk dilakukan, yaitu:

1. Personalisasi

Dalam dunia marketing, personalisasi adalah hal yang sangat penting. Will Fraser mengatakan,

Personalization in marketing aims to make consumers feel like they truly have the most beautiful eyes in the world.”

Secara sederhana, personalisasi dalam pemasaran bertujuan untuk membuat konsumen merasa benar-benar memiliki mata yang paling indah di dunia. Bukan hanya sekadar istimewa, dengan taktik personalisasi, konsumen seakan-akan memegang kendali.

Umumnya, konsumen ingin hasrat berbelanja lebih terkontrol. Itulah sebabnya, berbagai tips berbelanja online secara bijak banyak bertebaran. Nah, personalisasi akan membantu konsumen mendapatkan informasi berharga pada waktu dan tempat yang tepat.

Saat ini, konsumen dibombardir oleh berbagai informasi yang cenderung berlebihan dari iklan. Nah, supaya sesuai dengan kebutuhan konsumen, iklan tersebut seharusnya mempertimbangkan informasi pelanggan, perilaku, demografi, dan sebagainya.

2. Membership Toko Online

Taktik marketing lain yang umum digunakan adalah sistem membership. Para pengunjung ditawarkan untuk menjadi anggota sehingga dapat menikmati berbagai keuntungan, mulai dari diskon, promo khusus, hingga produk eksklusif.

Untuk menjadi anggota, pengunjung website biasanya tidak dikenakan biaya. Namun, taktik marketing ini cukup menguntungkan bagi pemilik toko. Pasalnya, informasi produk bisa didistribusikan dengan mudah melalui email yang telah didaftarkan.

Selain itu, melalui sistem membership, pebisnis online dapat membangun subscription base. Membership juga merupakan inovasi terbaru yang dianggap lebih unggul daripada program loyalty yang dibangun oleh sebuah bisnis untuk mengikat pelanggan.

Semakin berkembangnya pengetahuan konsumen, mereka semakin merasa bahwa program loyalty hanya sebagai cara untuk menghabiskan uang. Sementara itu, platform membership dapat dipilih berdasarkan kebutuhan dan keuntungan yang ingin didapatkan.

3. Review dari Pihak Ketiga

Dimensional Research pernah melakukan sebuah penelitian mengenai kebiasaan konsumen pada saat mengambil keputusan untuk membeli. Sekitar 90% peserta riset mengaku bahwa ulasan positif sangat memengaruhi keputusan mereka.

Hasil riset ini merupakan sebuah modal untuk menyusun taktik marketing yang efektif menjaring pembeli. Salah satu strategi yang dijalankan adalah dengan memberikan peluang kepada pihak ketiga untuk melakukan review terhadap produk.

Saat ini, banyak pengguna media sosial sudah ahli dalam melakukan review terhadap produk yang dibelinya, baik dalam bentuk singkat dan sederhana atau komprehensif. Nah, pemilik online shop dapat memanfaatkan kehadiran mereka.

Ada dua metode yang bisa dilakukan dalam hal ini, yaitu menawarkan produk secara sengaja kepada seseorang untuk di-review. Kedua, mendorong pembeli untuk melakukan review dengan menawarkan keuntungan tambahan, seperti voucher diskon.

Review dari pihak ketiga sangat efektif untuk memperkuat keputusan calon pembeli yang masih ragu terhadap produk, memberikan pertimbangan tambahan yang persuasif, serta menciptakan peluang-peluang baru.

4. Abandoned Cart Email

Taktik lainnya adalah mengirimkan abandoned cart email kepada pembeli yang meninggalkan keranjang belanja di toko online begitu saja. Faktanya, dalam dunia jual beli di e-commerce, lebih dari setengah orang tidak menyelesaikan aktivitas berbelanja.

Apa penyebabnya? Ada banyak faktor, misalnya menemukan produk lain yang lebih menjanjikan, kesulitan dalam mengakses pembayaran, hingga tiba-tiba muncul keraguan untuk membeli. Perilaku ini tentu tidak menguntungkan bagi penjual di marketplace.

Nah, salah satu cara untuk mengantisipasi hal ini adalah dengan mengirimkan email atau notifikasi kepada calon pembeli. Taktik ini mendorong calon pembeli untuk menyelesaikan transaksi. Nah, tentu diperlukan strategi ideal untuk itu.

Solusi yang paling efektif adalah langkah penyelesaian yang sesuai dengan kebutuhan calon pembeli. Untuk itu, sangat penting bagi penjual untuk menganalisis hal-hal apa saja yang menyebabkan transaksi tertunda.

5. Sistem Refferal

Anda juga bisa mendapatkan penjualan dengan memanfaatkan sistem refferal atau referensi. Ini merupakan taktik penjualan yang memungkinkan pemberi referensi mendapatkan keuntungan sekian persen dari hasil penjualan.

Namun, supaya berhasil menerapkan strategi refferal, seorang pelanggan harus benar-benar mengenal produk yang diusung, mulai dari kelebihan hingga kelemahan dan cara mengatasinya. Ini adalah tugas pengusaha untuk mendidik pelanggan.

Sistem referral juga merupakan strategi promosi yang efektif. Pasalnya, pelanggan secara otomatis akan lebih antusias untuk membicarakan produk atau merek Anda demi mendapatkan keuntungan tambahan.

Fakta lainnya, seseorang lebih mungkin untuk membeli empat kali lipat jika mendapatkan rekomendasi dari teman atau orang yang dikenal. Dengan memanfaatkan kondisi tersebut, ada lebih banyak penjualan yang dapat dilakukan oleh toko online.

6. Facebook Ads

Anda juga bisa memanfaatkan taktik marketing berupa Facebook Ads atau iklan yang dapat dilihat oleh pengguna Facebook. Strategi ini sangat efektif karena jumlah pengguna Facebook di seluruh dunia sangat banyak. Hanya dengan sekali beriklan, produk Anda dapat tersebar ke seluruh dunia dengan mudah dan cepat.

7. Pop Up Chat

Taktik marketing lainnya yang bisa digunakan adalah pop up chat. Fitur ini memungkinkan Anda menawarkan produk kepada konsumen berdasarkan perilakunya. Kehadiran layanan online chat ini akan memperbesar peluang pemasaran. Ibarat menjemput bola, bukan tidak mungkin konsumen akhirnya tertarik untuk melakukan pembelian.

Nah, demikian beberapa hal penting seputar taktik marketing yang efektif untuk menghasilkan penjualan. Jika pemilik online shop dapat memanfaatkan taktik ini dengan optimal, hasilnya tentu tidak akan sia-sia.

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan di publikasikan. Bidang yang ditandai * harus diisi