7 Tips Sakti Menghindari Perang Harga di Toko Online

Semakin berkembangnya bisnis toko online, semakin banyak persaingan yang terjadi. Berbagai strategi dilakukan dalam menghadapi persaingan yang bertujuan untuk memperebutkan customer. Salah satu strategi yang paling banyak digunakan adalah menurunkan harga jual produk.

Penurunan harga ini tidak selalu menguntungkan bagi pelaku usaha. Akibatnya jika mereka tidak bisa bersaing, usaha mereka akan rugi karena tidak mendapat perhatian dari customer. Berikut ini adalah 7 tips sakti menghindari perang harga di toko online.

1. Berikan Potongan Harga

Tidak ada matinya menggunakan strategi memberikan harga diskon. Ini merupakan trik klasik namun sangat efektif dalam menarik para customer untuk berbelanja, bahkan menjadi customer setia di toko Anda.

Keuntungan memberikan potongan harga adalah Anda dapat mengajak pelanggan baru untuk berbelanja di toko Anda, meningkatkan pendapatan penjualan, dan membantu pelanggan untuk memilih membeli produk dibandingkan dengan produk sejenis yang ada.

Di samping itu, keuntungan lainnya adalah pelanggan akan merasa senang menerima potongan harga produk yang mereka beli. Hal ini juga akan berimbas pada kesan baik yang ditimbulkan ketika melakukan transaksi di lapak online Anda.

2. Berikan Pelayanan Terbaik

Tips lain yang bisa Anda terapkan pada usaha online adalah memberikan pelayanan terbaik. Dengan mengupayakan hal tersebut, pembeli akan memberikan testimoni positif terhadap bisnis online Anda.

Ada beberapa strategi yang bisa diterapkan untuk mengoptimalkan pelayanan online kepada pelanggan. Mulai dari cepat tanggap dalam merespons chat pembeli, pengemasan yang rapi, hingga mengirimkan produk dengan tepat waktu.

Untuk merespons chat pembeli, Anda harus mempekerjakan admin yang ramah dan cekatan yang bisa menjawab pertanyaan pelanggan dengan antusias, walaupun pertanyaannya sering membuat kesal.

Pelayanan yang ramah mampu menarik perhatian pelanggan baru dan pelanggan lama untuk terus bertransaksi di bisnis online Anda. Anda juga tidak akan terjebak dalam situasi yang membuat Anda harus menurunkan harga barang.

3. Berikan Harga Spesial Saat Momen Spesial

Tips selanjutnya yang bisa diaplikasikan pada toko online adalah berikan harga spesial untuk produk Anda di saat momen spesial.

Boleh saja Anda menurunkan harga, tetapi hanya di momen spesial. Jika kebanyakan toko menurunkan dalam waktu yang lama, Anda bisa membanting harga atau memberikan promo khusus.

Anda bisa memberikan promo khusus di saat hari raya, hari belanja online nasional, atau libur kenaikan kelas. Dengan memberikan promo khusus terhadap produk, akan meningkatkan antusiasme para pelanggan untuk berbelanja di tempat Anda.

Semakin banyak pelanggan yang membeli di momen spesial, Anda masih memperoleh keuntungan, walau harga produk telah diturunkan.

4. Ciptakan Merek Sendiri

Menciptakan atau membangun merek sendiri bisa membuat Anda terhindar dari kompetisi sengit perang harga di bisnis online. Sebagai bentuk penghargaan terhadap kekayaan intelektualitas yang telah Anda buat, Anda berhak menetapkan nominal yang sepadan atau bahkan di atas rata-rata. Tentunya harus diimbangi pula dengan kualitas produk.

Dengan adanya merek atau brand, calon pembeli pun akan lebih mudah mengingat produk Anda.  Pada akhirnya, pelanggan yang membeli adalah pelanggan setia yang memang menyukai brand tersebut.

Mereka tidak akan bermasalah dengan harga, meskipun relatif lebih mahal daripada produk sejenis. Mereka bahkan akan datang untuk membeli dan mereferensikannya kepada orang lain. Bisnis online Anda akan meningkat kredibilitasnya.

Jika masih bingung bagaimana membangun merek sendiri, mulailah dengan menciptakan nama yang mudah diingat. Kemudian, desain logo yang menarik. Baik pemilihan nama maupun desain  harus menyesuaikan dengan karakteristik target pasar.

5. Bidiklah Konsumen yang Spesifik

Perang harga terjadi jika Anda memiliki produk dengan target konsumen yang sama. Untuk menghindari hal ini, Anda perlu berinovasi dengan membidik konsumen yang spesifik untuk pangsa pasar produk.

Sebelum memutuskan target konsumen yang akan dibidik, Anda harus mengenali siapa kompetitor Anda dan juga menganalisis produk yang akan dijual. Tujuannya agar Anda bisa menghindari membidik konsumen yang sama.

Selain itu, Anda harus menganalisis produk dengan menyediakan penjelasan fitur dan spesifikasi produk Anda. Hasil analisis tersebut akan menentukan konsumen yang akan Anda bidik berdasarkan letak demografis, usia, jenis kelamin, pendapatan, serta pendidikan konsumen.

6. Berikan Bonus

Siapa yang tidak suka mendapatkan bonus saat membeli barang? Memberikan bonus saat membeli produk juga salah satu tips jitu untuk menghindari perang harga.

Bonus pembelian nyatanya mampu menarik perhatian calon pelanggan. Hadiah tidak harus mahal, tetapi tetap memperhatikan keuntungan yang diperoleh. Di samping itu, hadiah tersebut harus berhubungan dengan produk yang dibeli.

Bonus lain yang bisa Anda berikan adalah sampel produk, voucer belanja, kartu ucapan, atau voucer elektronik, sehingga pelanggan akan melakukan pembelian lagi. Jangan lupa jelaskan syarat, ketentuan, dan masa berlaku.

7. Jagalah Reputasi

Toko online yang memiliki banyak pelanggan setia adalah toko yang memiliki tingkat kredibilitas dan reputasi yang tinggi. Pelanggan setia akan tetap membeli produk Anda karena mereka telah merasakan kepuasan dalam segi pelayanan dan kualitas produk yang Anda miliki.

Untuk menjaga reputasi lapak online, Anda harus mengumpulkan testimoni dan ulasan yang positif sebanyak-banyaknya dari pelanggan. Anda juga bisa memberikan jaminan di situs web toko Anda tentang keaslian barang atau pengembalian barang.

Hal-hal lainnya berupa transaksi yang berjalan baik dan tepat waktu, serta kecepatan dalam merespons chat pelanggan, juga akan membuat pelanggan terus berbelanja di toko Anda.

 

Melalui 7 tips sakti tersebut, Anda bisa menerapkan dan mengoptimalkan pemasaran produk di toko online tanpa terjebak dengan strategi perang harga antar toko.

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan di publikasikan. Bidang yang ditandai * harus diisi